Pages

Tuesday, September 23, 2008

Hati-hati bilang ‘I love U’


Sadar atau tidak, seringkali kita melakukan hal yang mengecewakan atau menyakitkan seseorang/Pribadi yang paling kita sayangi. Mudah sekali kita mengucapkan kata-kata seperti ‘i love u’, ‘u’r the best for my life’, ‘u’r my angel’, ‘i can’t live without u’, ‘i’ll give the best for u’, ‘i’ll give all my life for u’, ‘I’ll spent my life with u’, ‘u’r my everything’, etc. Kata-kata ini biasanya sering kita tujukan pada Tuhan, orangtua, adik atau kakak kita, dan spesialnya untuk kekasih kita. Pada saat kita mengatakannya mungkin kita tidak menyadari bahwa kata-kata tersebut sangat berarti untuk si pendengarnya. Mungkin kita tidak menyadari bahwa saking berkesannya kata-kata itu untuk si pendengarnya, ia menuliskannya di buku diarynya, atau kalau diberikan dalam bentuk sms ia selalu menyimpannya, atau usaha apapun akan dilakukan si pendengarnya supaya momen dimana kita mengatakan hal tersebut bisa diingatnya.

Buat saya pribadi, kata-kata seperti itu sangat berarti. Saya pernah mendapatkannya dari Tuhan, dan saya menyimpan dalam hati saya. Orangtua saya juga mengatakan hal tersebut, dan saya selalu menyimpannya dalam hati saya. Adik saya selalu mengatakannya pada saat tahun baru, karena biasanya ada acara keluarga pada saat tahunbaru tersebut. Sahabat saya juga mengatakan hal yang menyatakan bahwa mereka sangat mencintai saya. Orang-orang yang pernah menjalin kasih dengan saya pun mengatakan hal yang sama, dan saya selalu menyimpan perkataan mereka yang sangat berarti itu di lubuk hati saya. Untuk beberapa perkataan yang sangat spesial pun saya masih ingat detil momennya, karena sebagian ada yang ditulis dalam diary saya.

Kebalikannya, saya sering juga mengatakan kata-kata yang spesial itu kepada orang-orang yang sangat saya kasihi. Saya mengucapkannya dengan tulus juga. Tapi mungkin karena keterbatasan saya, sehingga saya juga mengecewakan Tuhan, Orangtua, Adik-adik, Sahabat-sahabat, dan tentunya Orang-orang yang pernah menjadi Kekasih saya.

Saat ini saya menyadari untuk berhati-hati mengatakan hal tersebut kepada orang-orang yang sangat saya kasihi. Kata-kata seperti itu sangat berarti buat saya, dan pastinya sangat berarti untuk orang-orang yang kita kasihi. Akan tetapi sering juga kita mengingkari kata-kata itu. Kita memberikan janji-janji dan mengkhianatinya. Hubungan kita malah menjadi sangat rusak dan saling menyakiti. Seorang teman pernah berbicara pada saya terkadang kita menyakiti itu orang yang paling kita kasihi. Ironis memang, tapi kenyataannya sering seperti itu.

Berharap untuk menjadi seseorang yang berhati-hati dalam perkataan memang tidak mudah. Tapi mencoba untuk memahami bahwa betapa kecewanya orang yang mendengarkan perkataan kita kalau kita mengkhianati kata-kata kita sendiri, itu jauh lebih baik.

Saat ini, saya berusaha memberikan yang terbaik untuk orang tua dan adik-adik saya, dan keluarga saya lainnya. Sahabat-sahabat saya juga membutuhkan perhatian yang ekstra dari saya.

Someday, ketika bertemu dengan kekasih saya, saya akan berhati-hati dengan kata-kata itu. Dan saya berharap dia juga berhati-hati dengan kata-kata itu, karena itu sangat berarti buat saya.

4 comments:

  1. Siiip....kata hati memang patut untuk kita dengarkan. Kadangkala kata hati jauh lebih jujur dari apa yang keluar dari mulut kita....jadi pada saat kita memang harus saya " I LUV U" to someone, becareful with that word....it's becuase...few people didn't understand with that mean.......dan sometimes, we don't know what we say.....mungkin hanya untuk menyenangkan ataukah malah kita terdiam sejenak setelah beberapa saat kita mengeluarkan rangkaian kata-kata, karena kita terkaget-kaget sendiri.....

    BTW....intinya adalah....you should have to know ehat you feel......

    ReplyDelete
  2. Hai Yenny, salam kenal... Kalo baca blogmu, jadinya aku pengen juga jd temenmu, biar dibilang "I Love U" hehehe... kidding...

    Boleh donk jd temenmu, soale kamu temennya Upik, aku juga temennya upik.. :D

    ReplyDelete
  3. hai gufy, salam kenal yah.. :)
    tulisanmu juga bagus2.. :)

    ReplyDelete
  4. artikel yang rumit utk diserna...

    menurutku, hak seseorang ketika dia bilang "i luv u" atau kata2 romantis lainnya seperti: "aku tak bisa hidup tanpamu"...

    kalimat itu bisa di "terima" dan di "tolak" oleh si pendengar sebenarnya.. jadi menurutku, ngga salah jugalah cantiq... karena kalo si pendengar juga nyaman dan menerimanya ucapan tersebut dengan hati (bukan karena terpaksa atau mengasihani) pasti keadaan tetap baik2 saja... hehehhe

    Dan sebenarnya, hal itu ngga ada hubungan dengan putusnya tali kasih kan cantiq... weeee


    Andy

    ReplyDelete