"hi yen, disini saya mengajak berdiskusi bukan bermaksud untuk me-retain atau apapun, hanya berdiskusi ttg perbaikan apa yg bisa saya buat untuk "tempatmu" ke depannya"
itu tadi opening yang disampaikannya dengan cukup cetar membahana buat gw, i don't know but seems like ga pake emphaty untuk selevelnya atau mungkin perasaan jeung yenny saja, sutralah
berikutnya
"kemarin saya dengar kamu punya aspirasi ke bisnis, tapi karena kualifikasinya belum sesuai ya mohon maaf saya tidak bisa bantu"
pengen nangis banget *dibilang cengeng juga gapa2*
tapi, i decide to face it with a good remark at finish line
10 menit itu mungkin bisa buat gw menitikkan air mata 2 menitan, bisa bikin gw bete 3 jam-an, bisa bikin gw melampiaskan bete gw dengan nyushi 135rebu di sushi tei sency
gapa2 juga sih, hehehe
tapi gw berharap kelak nanti gw di levelnya, mudah2an gw ga separah itu menyikapi
10 menit yang gw sengaja tulis supaya gw inget bahwa once gw menghadapi orang punya keputusan berbeda dari yg gw harapkan, ga sebegitunya harus meng-abuse mentalnya, karena bukankah orang punya kehendak bebas
biar tulisan ini fair, di akhir menit ke 10 dia berkata
"mohon maaf kalau ada salah dari saya"
itu feel-nya ngga kerasa
then i replied...
"saya juga minta maaf atas kesalahan saya"
No comments:
Post a Comment