Setelah selesai acara martumpol, kami berdua berdiskusi dengan seorang ibu camat.
Ibu camat : bagaimana persiapan kalian ?
Me : yah, gitulah oppung. Di gereja HKBP ini ngga ada bimbingan pranikah seperti di gereja lain. Hanya 1 kali aja 1 hari sebelum nikah. Jadi kurang puas. Kalo di gereja lain ada kelas pra nikahnya gitu oppung, ada yang 6 bulan atau 3 bulan. Disitu diajarin mengatur keuangan keluarga, menghadapi mertua, mengatasi perselisihan, pokoknya banyak deh oppung. Tapi kami ngga ada kelas bimbingan gitu.
Ibu camat : (sambil memegang tanganku) Pelajaran tentang rumah tangga itu seumur hidup, bukan 3 bulan/6 bulan inang. Jadi jangan kecil hati kalau tidak ikut kursus seperti itu. Banyak yang kamu pelajari dalam pernikahan itu. Yang penting kamu tau kalau kamu harus tunduk pada suami.
Me : (terdiam sebentar) Makasih oppung..
No comments:
Post a Comment