Pages

Monday, February 23, 2009

Tips Sukses menjadi Marketing Asuransi di Bank

Saat ini bisnis Bancassurance sedang berkembang pesat. Tren Perbankan menggandeng sebuah atau beberapa perusahaan asuransi memiliki bermacam-macam tujuan. Peningkatan fee base(pendapatan bank diluar selisih bunga) menjadi concern di banyak perbankan di Indonesia. Dengan menggandeng sebuah perusahaan asuransi tentunya diharapkan memberikan perolehan fee base yang tidak sedikit. Pola kerjasamanyapun bermacam-macam. Di beberapa bank, mereka melakukan penjualan langsung tanpa melibatkan pihak asuransi. Tapi di banyak bank lainnya penjualan asuransinya masih harus disupport oleh marketing/representatif dari perusahaan asuransi itu sendiri.

Menjadi seorang marketing asuransi di sebuah bank merupakan salah satu jenis pekerjaan yang sedang marak saat ini. 'Julukan' untuk posisi tersebut pun beranekaragam, contohnya Financial Advisor, Wholesaler, Bancassurance Specialist, Insurance Specialist,dll. Sebetulnya pekerjaan sebagai Marketing Asuransi dengan berbagai julukan tadi adalah pekerjaan yang menarik sekali. Selain menuntut pekerjanya untuk memiliki mental yang kuat dan knowledge yang luas tentang finance dibutuhkan juga banyak strategi karena harus berhadapan dengan target setiap bulannya.

Berdasarkan pengalaman sebagai seorang Financial Advisor(marketing asuransi) di sebuah bank BUMN di Jakarta, saya akan share job desk-nya :
1. menyeleksi nasabah/calon prospek
2. mencapai target bulanan yang mencakup target case/jumlah polis dan target FYP(besar premi tahunan)
3. melakukan pekerjaan administrasi yang meliputi arsip data nasabah dan data nasabah yang sudah/akan di prospek
4. menyelesaikan case pending(mungkin disebabkan karena data kurang lengkap atau nasabah harus medical check up)
5. me-maintanance nasabah existing(nasabah yang sudah closing)
6. membantu proses klaim nasabah
7. meng-coach branch untuk pencapaian target branch

Nah, karena banyaknya job desk yang harus dipenuhi oleh seorang marketing asuransi maka untuk bisa melaksanakan semua tugasnya dengan baik saya berikan sedikit tips sesuai dengan pengalaman dulu.
1. Performance dan Penampilan kita HARUS SAMA dengan kultur branch.
2. Pada saat pertama di tempatkan di branch usahakan untuk melebur dengan semua staff branch. Kenali langsung Kepala Branch setempat, minta support dan informasi mengenai kultur branch tersebut.
3. SUPPORT TARGET PRODUK PERBANKAN = SUPPORT TARGET PRODUK BANCASS, (sesuai dengan motto jangan tanya apa yang negara berikan padamu tapi tanyalah apa yang kamu berikan untuk negara,hihihi)
4. Buat target yang begantian setiap bulannya. Contohnya kalau bulan ini targetnya ritel, nah bulan depannya kita garap deh perusahaan. Kenapa kita buat berbeda-beda? Alasan pertama supaya ritme kerja kita bervariasi, kemudian alasan kedua penggarapan perusahaan membutuhkan persiapan dan lobby2 ekstra)
5. Join dengan Kepala Branch untuk menggarap nasabah prioritas.
6. Buat Pameran/Seminar untuk perusahaan payroll(perusahaan yang payroll-nya ditangani oleh branch tersebut). Pamerannya bisa berupa pameran produk bank&investasi. Seminarnya bisa berupa seminar perencanaan keuangan keluarga.

Tips tersebut bisa menjadi masukan untuk para marketing asuransi di bank, mudah-mudahan bermanfaat.


'salah satu cara untuk mengentaskan kebodohan anak-anak bangsa ini, dukung setiap keluarga kecil untuk menabung'

No comments:

Post a Comment