Kepada bisik udara yg menyapa
Kepada gemercik air yg membawa pesan semesta,
Kepada cuit sayup yg bersembunyi bak misteri
Kepada bukit nan ranum merendah hati namun anggun
Kepada indah yang terucap berulang sebagai sembah
Kepada arak-arak awan yang kerap meninggal jejak
Kepada pendar cahaya bersanding ciuman membara
Kepada kelok melenggak lenggok
Kepada lurik bukit mengular cantik
Kepada pematang berserak bak permadani imaji
Kepada lukisan semesta yang tersaji bermandi sensasi
Gejolak hati tiba-tiba sibuk menjodohkan bahasa
Tetap tak jumpa padanan kata
Sekejap diam
Rahasia antara hati dan semesta bergelora
Rupanya ini jatuh dan mencinta
Wahai para pujangga kuberitahu rahasia sederhana,
Bahwa karya tidak melulu melekat pada getir, derita dan luka.
Bertandang saja mengagumi alam danau toba

No comments:
Post a Comment